Uni Eropa Serukan Israel Hentikan Rencana Ekspansi Pemukiman

Uni Eropa Serukan Israel Hentikan Rencana Ekspansi Pemukiman

Brussel, AAI - Selasa (9/2), Uni Eropa menyerukan Israel untuk berhenti menghancurkan tempat tinggal warga Palestina dan sebagai gantinya memfasilitasi bantuan kemanusiaan untuk komunitas Palestina.

Juru bicara Uni Eropa Peter Stano, dalam pernyataannya mengatakan bahwa organisaninya sangat menentang “kebijakan pemukiman Israel dan tindakan yang diambil dalam konteks ini, seperti pemindahan paksa, penggusuran, pembongkaran, dan penyitaan rumah.”

Menurut Uni Eropa, sekitar 60 warga Palestina -35 di antaranya anak-anak- telah mengungsi sejak pasukan Israel menyita dan menghancurkan 46 bangunan milik keluarga Palestina di daerah Hamsa al-Fawqa di utara Aghwar Shamaliyah pekan lalu.

Pernyataan tersebut menggambarkan perkembangan baru-baru ini sebagai “tren penyitaan dan pembongkaran yang sangat disayangkan dilakukan Israel sepanjang tahun lalu.” Israel juga terus melancarkan ekspansi pemukiman meskipun wabah Covid-19 sedang melanda.

Ia juga menambahkan bahwa Uni Eropa menganggap tindakan Israel adalah ilegal menurut hukum internasional dan merupakan penghalang bagi solusi dua negara.

Patut dicatat bahwa Pengadilan Israel  di Al-Quds tahun lalu mengeluarkan keputusan untuk menggusur  12 keluarga dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah untuk kepentingan pembangunan pemukiman Zionis. (T/S: Alqudsnews)