Seniman Gaza Perkenalkan Mahakarya Terbarunya

Bilal Khaled memperkenalkan perjuangan Palestina kepada dunia melalui karya muralnya

Seniman Gaza Perkenalkan Mahakarya Terbarunya

Gaza, AAI - Seniman Palestina Bilal Khaled tidak hanya terkenal di Gaza karena keterampilan kaligrafi Arabnya yang luar biasa, namun ia juga dikenal di seluruh dunia. Kisah tentang dirinya dan karyanya telah diberitakan oleh surat kabar terkemuka di dunia, seperti The New York Times, The Guardian, Reuters dan AFP.

Namun terlepas dari ketenarannya, Khaled yang berusia 28 tahun, tetap berkomitmen pada akar permasalahan bangsa Palestina. Ia menempatkan diri sebagai seniman Palestina asal Gaza di saat ia ingin menggoreskan karyanya di dinding-dinding gedung di Jalur Gaza.

Dalam karyanya, Khaled menggabungkan dua gaya yang berbeda; ia menyatukan kaligrafi Arab dan graffiti jalanan. Ia bahkan mendirikan komunitas graffiti Gaza yang menampung seniman-seniman Palestina yang berpikiran sama dengannya.

Nampaknya, Khaled merupakan seorang warga Palestina yang mengemban sebuah misi. Ketertarikannya untuk mempromosikan danmemperkenalkan bahasa dan budaya Arab, bersama dengan identitas Palestina yang unik, terlihat jelas dalam semua karyanya. Faktanya, pemuda Gaza tersebut telah mempopulerkan karyanya jauh keluar Palestina. Karyanya telah diketahui dan diakui oleh dunia, termasuk publik Indonesia.

Sebagaimana lansiran situs The Palestine Chronicle pada 22 Juli 2021, Khaled mengatakan bahwa setiap kali ia berkeinginan menjalankan sebuah proyek seni, ia akan mempelajari daerah garapannya terlebih dahulu dengan hati-hati. Harapannya, dengan langkah tersebut ia dapat mengembangkan pemahaman tentang sejarah jalanan dan lingkungan objeknya, sehingga karya seninya dapat terus menghargai sejarah daerah tersebut.

Terbaru, Khaled telah menyelesaikan maha karyanya yang ia lukiskan di dinding besar sebuah bangunan di jalanan kota Gaza. Kaligrafi Arab di tengah goresan karyanya bertuliskan “Kebenaran Adalah Senjataku, Dan Aku Akan Melawan”. Karya Khaled ini menjadi salah satu mural terbesar di Gaza. (T/S: The Palestine Chronicle)