Peringatan Hari Perempuan Internasional: 40 Persen Perempuan di Palestina Hadapi Pengangguran

Peringatan Hari Perempuan Internasional: 40 Persen Perempuan di Palestina Hadapi Pengangguran
Warga Palestina memperingati Hari Perempuan Internasional di Gaza pada tahun 2019 (Foto: Middle East Monitor)

Ramallah, AAI - Badan Pusat Statistik (BPS) Palestina mengatakan tingkat pengangguran perempuan di pasar tenaga kerja lokal adalah 40 persen selama tahun 2020, dibandingkan dengan laki-laki sebesar 23 persen. Hal tersebut dikatakan BPS Palestina dalam laporannya yang dirilis pada Ahad (7/3) sore, sehari sebelum peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret setiap tahunnya.

Sebelumnya pada 2019, tingkat pengangguran perempuan di pasar tenaga kerja adalah 41 persen, dibandingkan dengan laki-laki sebesar 21 persen.

Laporan tersebut juga menyebutkan angka statistik perempuan dalam bidang lainnya. Angka partisipasi perempuan pada pendidikan di tingkat menengah mencapai 92 persen, dibandingkan dengan 73 persen untuk laki-laki. Sedangkan persentase perempuan yang mendaftar di perguruan tinggi mencapai 61 persen dari jumlah siswa yang terdaftar.

Menurut data dari Biro Kepegawaian Umum Palestina, kontribusi perempuan di sektor sipil telah mencapai 45 persen dari total kepegawaian di sektor publik.

Laporan tersebut menyatakan, “Partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan masih terbatas dibandingkan laki-laki. Perempuan menduduki 5 persen keanggotaan di Dewan Pusat, 11 persen di Dewan Nasional, dan 13 persen di Kabinet Menteri.”

Tercatat juga bahwa 11 persen duta besar di korps diplomatik adalah perempuan, dan satu perempuan menduduki posisi gubernur dari 16 gubernur Palestina yang ada.

Hingga akhir 2020 lalu, tiga perempuan Palestina syahid, dan 128 perempuan ditangkap di Tepi Barat, Al-Quds serta Jalur Gaza. Dan masih ada 40 perempuan yang mendekam di penjara Israel.

Dalam kasus pandemi Covid-19, persentase perempuan Palestina yang tertular virus Corona hingga awal Maret ini mencapai 50,2 persen dari total yang tertular, dibandingkan laki-laki dengan persentase 49,8 persen.

Persentase perempuan yang meninggal akibat infeksi Covid-19 sebanyak 41,4 persen, dibandingkan 58,6 persen laki-laki.

Negara-negara di seluruh dunia merayakan Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret setiap tahunnya. Sementara Pemerintah Palestina mengumumkan pada pekan lalu, bahwa jam kerja di lembaga pemerintahan akan ditangguhkan untuk merayakan peringatan ini. (T/S: Anadolu)