Perdana Menteri Palestina Ajak Irlandia Akui Kedaulatan Negaranya

Perdana Menteri Palestina Ajak Irlandia Akui Kedaulatan Negaranya
PM Palestina, Mohammad Shtayyeh (Foto: Reuters)

Ramallah, AAI - Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh, mengajak Irlandia untuk mengakui kedaulatan Palestina dan berupaya merumuskan sikap negera-negara Eropa yang aktif dan mendukung pengakuan Palestina dan melindungi solusi dua negara. Hal ini ia sampaikan dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney, melalui konverensi video pada Selasa (16/2).

Shtayyeh meminta kepada Pemerintah Irlandia untuk menekan Israel agar mengizinkan warga Palestina di Al-Quds dapat berpartisipasi dalam pemilihan umum Palestina, selain juga meminta Irlandia untuk mengirimkan pengamat internasional sebagai pengawas proses jalannya pemilihan umum, seperti yang diberitakan Anadolu.

Menteri Luar Negeri Irlandia menyatakan kesiapan negaranya memberikan segala bentuk bantuan kepada Pemerintah Palestina untuk memfasilitasi pelaksanaan pemilihan umum dan menghidupkan kembali dinamika dan proses politik.

Pemilu Palestina dijadwalkan akan berlangsung dalam tiga tahap pada tahun 2021 ini; pemilihan legislatif pada 22 Mei, pemilihan presiden pada 31 Juli, dan pemilu Dewan Nasional pada 31 Agustus.

Saat ini jumlah negara yang mengakui Palestina sebagai negara yang berdaulat dan merdeka mencapai 139 negara, atau sekitar 70 persen dari 193 negara anggota yang terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa. (T/S: Anadolu)