Pasukan Israel Tembak Mati Warga Palestina di Beita, Tepi Barat

Shadi Salim ditembak pasukan Israel dalam perjalanan pulang selepas bekerja

Pasukan Israel Tembak Mati Warga Palestina di Beita, Tepi Barat

Tepi Barat, AAI - Seorang warga Palestina pada Selasa sore (27/7) syahid setelah ditembak secara keji oleh pasukan penjajah Israel di Beita, selatan kota Nablus di Tepi Barat.

Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa warganya yang syahid terkena peluru Israel itu bernama Shadi Salim (41 tahun). Ia diketahui bekerja sebagai teknisi perairan di Beita.

Shadi Salim ketika itu sedang berada di persimpangan kota Beita, dalam perjalanan pulang selepas bekerja. Tanpa diduga, pasukan Israel menembakkan peluru mereka ke arah Shadi yang mengakibatkannya syahid.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, pasukan Israel tanpa memberikan peringatan apapun terlebih dahulu langsung memberondong Shadi dengan 12 peluru tajam.

Tak hanya itu, jasad Shadi yang telah syahid diambil dan ditahan oleh pasukan Israel, mereka mengangkutnya dengan ambulans.

 

Wakil Walikota Beita, Musa Hamayel mengatakan, “Shadi saat itu tidak menimbulkan bahaya apapun bagi tentara penjajah Israel, dan tidak ada pula konfrontasi yang terjadi di pintu masuk kota. Bagi kami, ini merupakan eksekusi lapangan yang dijalankan pasukan Israel untuk Shadi.”

Hingga kini pihak otoritas penjajah Israel menolak untuk menyerahkan jasad Shadi kepada keluarganya.

Sementara itu pihak Israel mengklaim bahwa Shadi ingin menyerang pasukan mereka yang sedang berjaga di persimpangan kota Beita dengan batang besi. Shadi syahid dengan meninggalkan lima orang anak. (T/S: Anadolu, alhadath)