Mourid Barghouti, Sastrawan Kenamaan Palestina Wafat Pada Usia 77 Tahun

Mourid Barghouti, Sastrawan Kenamaan Palestina Wafat Pada Usia 77 Tahun
Mourid Barghouti (Foto: Arabi21)

Amman, AAI - Ahad sore (14/2), penyair dan novelis kenamaan asal Palestina, Mourid Barghouti dikabarkan wafat pada usia 77 tahun di ibu kota Yordania, Amman, jauh dari tanah kelahirannya di Ramallah, Palestina. Beliau lahir pada tahun 1944, empat tahun sebelum awal terbentuknya Israel.

Menteri Kebudayaan Palestina Atef Abu Saif, berduka atas kepergian beliau. Ia mengatakan, “Dengan kepergian Barghouti, kebudayaan Palestina dan Arab kehilangan salah satu ikon dan simbol kreativitas serta perjuangan budaya nasional Palestina.”

Abu Saif menambahkan bahwa almarhum merupakan salah satu sastrawan yang mengabdikan karnyanya untuk membela perjuangan Palestina; kisah dan perjuangan rakyat Palestina serta Al-Quds sebagai ibu kota Palestina. Karya-karya puisi dan novelnya mengabadikan kisah perjuangan, pergulatan bangsa dan pemikiran umat manusia.

Asosiasi Penulis dan Sastrawan Palestina turut berduka atas kepergian Barghouti, mereka mengibaratkannya sebagai “kerugian besar yang menyakitkan bagi budaya Arab pada umumnya, dan bagi budaya nasional Palestina pada khususnya.” Mereka menambahkan bahwa beliau adalah “tokoh berpengaruh yang sulit digantikan.”

Barghouti menghabiskan sebagian besar masa hidupnya jauh dari tanah kelahirannya, beliau tidak kembali ke Ramallah selama 30 tahun sejak melanjutkan studi ke Universitas Kairo pada 1963 dan lulus pada 1967, tahun di mana Israel menduduki sisa wilayah Palestina.

Salah satu karya fenomenalnya adalah Ra’aytu Ramallah (Aku Melihat Ramallah), di mana di dalamnya beliau mengungkapkan, “Tidak ada yang akan kembali sepenuhnya, tidak ada yang akan dipulihkan seperti sedia kala.” (T/S: Anadolu, Aljazeera)