Kondisi Kehidupan di Gaza Makin Memburuk

Akibat blokade dan agresi Israel kemarin

Kondisi Kehidupan di Gaza Makin Memburuk
(Foto: UNICEF)

Gaza, AAI - Kondisi kehidupan warga Palestina di Jalur Gaza jelas makin memburuk akibat blokade yang dilakukan oleh Israel yang kini memasuki tahun ke 15.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur UNRWA di Gaza, Sam Rose, pada Kamis kemarin (24/6).

Di samping itu, serangan agresi penjajah Israel kemarin ke arah Gaza juga berkontribusi pada makin memburuknya kondisi kehidupan warga Palestina di sana, ungkap Rose.

Ia mengatakan, UNRWA akan mulai mengadakan beberapa program untuk memulihkan kondisi di Jalur Gaza, seperti distribusi paket pangan dan perbaikan rumah yang rusak akibat agresi Israel ke Gaza.

UNRWA juga akan memulai program dukungan psikologis melalui kamp musim panas. Diharapkan program ini akan bermanfaat bagi sekitar 150 ribu siswa pengungsi Palestina.

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh UNRWA, 1.400 rumah milik warga Palestina di Gaza rusak total atau parah, sedangkan 14 ribu rumah lainnya rusak sebagian akibat agresi Israel pada  Mei lalu.

Rose mengatakan, sebagai upaya pemulihan, UNRWA akan memberikan dana sebesar 2.000 dolar untuk setiap keluarga Palestina di Gaza yang kehilangan rumahnya.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan agresi militer penjajah Israel ke Jalur Gaza telah menewaskan 254 orang, di antaranya 66 anak-anak, 39 perempuan dan 17 lansia. Selain itu sebanyak 1.948 orang mengalami luka-luka. (T/S: Shehaben)