Israel Tangkap 450 Warga Palestina Selama Januari 2021

Israel Tangkap 450 Warga Palestina Selama Januari 2021

Tepi Barat, AAI - Sebuah laporan hak asasi manusia pada Kamis (25/2) mengkonfirmasi eskalasi serangan pasukan pendudukan Israel terhadap warga Palestina di Al-Quds dan Tepi Barat yang diduduki. Sebanyak 450 warga Palestina dilaporkan telah ditangkap oleh Otoritas Israel selama bulan Januari kemarin.

Pusat Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Palestina, dalam laporannya untuk bulan Januari 2021, memantau terjadinya eskalasi serangan pendudukan Israel berupa penangkapan warga Palestina, pembongkaran kediaman mereka dan penyitaan propertinya. Para pemukim Yahudi juga terus menyerang warga Palestina yang tidak bersenjata dan juga merusak properti mereka.

Di lain sini, menurut laporan tersebut, Otoritas Pendudukan Israel terus melaksanakan rencana dan proyek pemukiman Yahudi. Mereka mengambil keuntungan dari krisis yang terjadi saat ini akibat pandemi virus Corona.

Pusat HAM Palestina mencatat hampir 450 kasus penangkapan; di antaranya 20 anak-anak dan 3 wanita, dan juga sekitar 92 keputusan penahanan administratif.  Terjadi pula pembongkaran 22 rumah dan 36 fasilitasnya, di samping sejumlah serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina yang berjumlah 120 serangan. Lembaga tersebut juga memantau 75 penyitaan properti warga Palestina serta 18 aktivitas rencana pembangunan pemukiman Yahudi selama sebulan terakhir.

Lembaga tersebut menekankan tidak sahnya permukiman Israel karena apa yang mereka lakukan bertentangan dengan hukum internasional. Hal tersebut merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Dengan demikian, lembaga itu menyerukan kepada badan-badan internasional dan hak asasi manusia untuk bekerja keras membela hak-hak warga Palestina dan meminta pertanggungjawaban pendudukan Israel atas kejahatan yang mereka lakukan hingga mereka menghentikan kejahatannya. (T/S: Paltoday)