Israel Persempit Zona Tangkapan Nelayan Gaza dari 12 Menjadi 6 Mil

Sebanyak 70 ribu warga Palestina di Jalur Gaza mengandalkan mata pencaharian dari hasil tangkapan laut

Israel Persempit Zona Tangkapan Nelayan Gaza dari 12 Menjadi 6 Mil

Gaza, AAI - Pemerintah penjajah Israel pada hari Ahad kemarin (25/7) mempersempit zona tangkapan ikan nelayan Palestina di Jalur Gaza dari 12 mil laut menjadi hanya 6 mil laut dari garis pantai. Pengurangan ini akan berdampak pada penghasilan 3.000 nelayan Palestina di Gaza, menyisakan hanya 800 orang yang dapat bekerja dengan sekitar 700 kapal.

Kebijakan diskriminatif ini diungkapkan oleh Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT) dalam pernyatannya. COGAT merupakan unit yang berada di bawah Kementerian Pertahanan penjajah Israel.

Sekitar 70 ribu warga Palestina di Jalur Gaza mencari penghasilan dari hasil tangkapan ikan laut, baik secara langsung mau pun tidak langsung.

COGAT mengatakan keputusan pengurangan zona tangkapan itu diambil karena aktivis pejuang Palestina di Jalur Gaza terus menerbangkan balon molotov mereka ke arah wilayah jajahan Israel.  

Bagaimana pun, balon molotov tersebut diluncurkan sebagai respon atas serangan kejahatan yang dilancarkan kepada warga Palestina dan juga atas blokade Jalur Gaza.

Israel terus memberlakukan pembatasan ketat terhadap warga Gaza, termasuk penutupan penuh penyeberangan di perbatasan. Mereka mencegat proses ekspor dan impor dari Jalur Gaza, bahkan mencegat dana bantuan dari Qatar dan lainnya yang dikirimkan ke sana.

Pembatasan yang diberlakukan ini sangatlah berdampak buruk pada ekonomi Gaza dan juga kebutuhan dasar para penduduknya, terutama pasca agresi Israel selama 11 hari pada Mei lalu yang menewaskan lebih dari 250 warga Palestina, termasuk 67 anak-anak dan 41 perempuan dan juga sebanayk 1.910 lainnya terluka.

Lebih dari 90 ribu warga Palestina harus mengungsi meninggalkan kediaman mereka yang rusak, ditambah insfrastruktur di Gaza banyak yang hancur, rata dengan tanah setelah dibombardir rudal Israel.

Penjajah Israel kini telah memblokade Jalur Gaza selama  14 tahun, sejak tahun 2007. (T/S: Quds News)