Israel Bentuk Asosiasi Komunitas Yahudi Negara Teluk

Sebagai bentuk kedekatan setelah normaliasi

Israel Bentuk Asosiasi Komunitas Yahudi Negara Teluk

AAI - Kementerian Luar Negeri Israel mengumumkan pembentukan Asosiasi Komunitas Yahudi di Negara-negara Teluk Arab. Pada hari Senin (15/2) melalui cuitannya, akun Twitter @IsraelArabic yang dikelola oleh kementerian tersebut mengumumkan pembentukan Asosiasi Komunitas Yahudi Teluk (AGJC) di negara-negara Teluk, sebagai hasil kedekatan Israel dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain setelah penandatangan normalisasi.

Sebelumnya, UEA dan Bahrain telah menandatangani normalisasi hubungan dengan Israel pada tahun lalu. Tel Aviv mengatakan bahwa 130.000 warga Israel telah mengunjungi UEA, sejak perjanjian normalisasi ditandatangani antara keduanya.

AGJC melalui akun Twitter barunya mengatakan bahwa ini merupakan “yang pertama dari jenisnya,” yang menunjukkan bahwa asosiasi tersebut akan mencakup seluruh orang Yahudi dari enam negara Teluk, mencakup Arab Saudi, Bahrain, Oman, Kuwait, UEA, dan Qatar.

Dalam cuitan yang sama akun tersebut mengatakan, “Kami berkomitmen untuk pertumbuhan dan kemakmuran kehidupan Yahudi di negara-negara Teluk.”

Dalam kesempatan yang berbeda, Korporasi Penyiaran Publik Israel (IPBC) mengatakan pada Senin (15/2), bahwa tujuan dari AGJC adalah “untuk memberikan pelayananan keagamaan kepada orang Yahudi yang egara ke egara-negara terkait di Teluk, baik untuk stabilitas atau pariwisata.”

IPBC menyatakan bahwa kepala komunitas Yahudi Bahrain, Abraham Nono, akan mengepalai asosiasi ini. (T/S: Aljazeera)