Gerombolan Pemukim Zionis Menyerbu Masjid Al-Aqsa di Hari Tarwiyah

Pasukan Israel memuluskan jalan mereka dengan menyerang dan mengusir paksa warga Palestina dari dalam Masjid Al-Aqsa

Gerombolan Pemukim Zionis Menyerbu Masjid Al-Aqsa di Hari Tarwiyah

Al-Quds, AAI - Dikawal oleh pasukan penjajah Israel dengan senjata lengkap, sebanyak 1.371 pemukim Zionis Yahudi yang disertai oleh beberapa anggota parlemen Israel (Knesset) menyerbu Masjid Al-Aqsa di Hari Tarwiyah pada Ahad kemarin (18/7), hanya dua hari sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha.

Para pemukim Zionis menyerbu Masjid Al-Aqsa pada Ahad pagi untuk memperingati apa yang mereka namakan ‘Tisha B’Av’, yang dalam kepercayaan Zionis merupakan peringatan atas kehancuran kuil mereka ribuan tahun lalu. Seorang anggota Knesset, Ben-Gvir, dan seorang rabi ekstremis Yahudi, Yehudah Glick, turut menyertai dalam penyerbuan Masjid Al-Aqsa.

Mereka masuk melalui Gerbang Al-Mughrabi di bagian barat Masjid Al-Aqsa, lalu melakukan berbagai ritual dan beberapa menyanyikan lagu kebangsaan Israel di depan Masjid Kubah Emas. Tak hanya itu, para pemukim Zionis juga berusaha menyerbu masuk melalui Gerbang Hutta dan Al-Atim, namun warga Palestina berhasil menghadang mereka.

Pasukan Israel sejak Ahad subuh menyerbu ke dalam Masjid Al-Aqsa. Para jama’ah warga Palestina yang berada di dalamnya diusir keluar dengan paksa, namun beberapa di antaranya bertahan di dalamnya.

Pasukan Israel juga menyerang para jama’ah dengan gas air mata, peluru karet dan granat kejut. Beberapa di antaranya para pemuda dan wanita Palestina bahkan ditangkap, untuk memuluskan jalan masuk bagi para pemukim Zionis ke dalam Al-Aqsa.

Sakti mata mengungkapkan bahwa pasukan penjajah Israel juga menutup pintu Masjid Al-Qibly, ruang sholat utama di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa, dengan rantai besi untuk mencegah jama’ah yang berada di dalamnya keluar dan menghadang para pemukim Zionis.

Serbuan pemukim Zionis ke dalam Masjid Al-Aqsa berakhir tanpa adanya korban jiwa di pihak Palestina, namun beberapa di antara mereka ada yang ditangkap pasukan Israel saat mencoba untuk mencegah para pemukim Zionis masuk ke dalam Masjid Al-Aqsa.

Sebelumnya, satu hari sebelum penyerbuan besar-besaran yang telah direncanakan tersebut, pada Sabtu kemarin (17/7) ratusan pemukim Zionis telah melakukan parade provokatif di jalanan kota Al-Quds Timur. (T/S: Anadolu, Quds News)