Bahrain Akan Bentuk Kedutaan Besar di Tel Aviv, Israel

Bahrain Akan Bentuk Kedutaan Besar di Tel Aviv, Israel
Menlu Bahrain Al-Zayani (kiri) berpose bersama Menlu Israel Ashkenazi (kanan)

Manama, AAI - Raja Bahrain Hamad bin Isa, pada hari Selasa (30/3), mengeluarkan dua dekrit yang menetapkan pembukaan kantor misi diplomatik untuk negaranya di Israel dan menunjuk duta besar pertamanya untuk Tel Aviv.

Dekrit pertama menyebutkan bahwa Bahrain akan membentuk kantor misi diplomatik dan Kedutaan Besar di Tel Aviv. Sedangkan dekrit kedua merupakan penunjukan Duta Besar Khalid Yusuf Al-Jalahma sebagai Duta Besar Bahrain untuk Israel. Dekrit tersebut tidak menyebutkan tanggal pasti kedatangan Al-Jalahma ke Tel Aviv untuk menjalankan tugasnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Israel mengabarkan bahwa Menteri Israel Gabi Ashkenazi, telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif Al-Zayani, pada hari Ahad (28/3).

Kemenlu Israel menambahkan bahwa Al-Zayani memberi tahu Ashkenazi tentang “keputusan Pemerintah Bahrain untuk membuka kedutaan besar di Israel, dan meminta persetujuannya dalam penunjukan Khalid Yusuf Al-Jalahma sebagai duta besar Bahrain untuk Israel.”

Tim dari Bahrain dilaporkan akan tiba di Israel dalam beberapa pekan mendatang, untuk keperluan administrasi yang diperlukan dalam pembukaan kedutaan besar.

Al-Jalahma sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional Kemenlu Bahrain sejak 2017, dan menjabat sebagai Wakil Duta Besar Bahrain untuk Amerika Serikat pada 2009-2013.

Israel dan Bahrain telah menandatangani berbagai kesepakatan di banyak sektor. Pejabat dari kedua negara tersebut telah saling bertukar kunjungan, sejak Bahrain menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel di Washington pada pertengahan September lalu (T/S: Anadolu).