Al-Azhar Mesir Serukan Dunia Internasional Bergerak Menentang Israel

Dalam peringatan 45 tahun Hari Tanah Palestina

Al-Azhar Mesir Serukan Dunia Internasional Bergerak Menentang Israel

Kairo, AAI - Selasa (30/3), Al-Azhar Mesir meminta komunitas internasional untuk menghadapi keputusan Israel mengambil alih tanah Palestina. Al-Azhar menekankan bahwa keputusan Israel tersebut tidaklah sah.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Al-Azhar dalam rangka memperingati ‘Hari Tanah Palestina’ yang ke-45.

Hari Tanah Palestina merupakan hari di mana enam warga Palestina terbunuh selama protes terhadap keputusan Israel untuk mengambil alih sekitar 2.100 hektar tanah Palestina di Al-Jalil dan Al-Mutsalats (Israel utara), dan Negev (selatan Israel), pada 30 Maret 1976.

Al-Azhar mengatakan bahwa pihaknya memperbarui janji setianya untuk mendukung rakyat Palestina serta perjuangan mereka untuk mendapatkan kembali tanah mereka yang dirampas Israel.

Al-Azhar juga menyatakan penolakannya terhadap semua upaya Israel untuk mengubah identitas demografi negara Palestina, dan menolak rencana mereka untuk merebut tanah Palestina yang tersisa.

Menurutnya, upaya Israel dalam merebut tanah Palestina hanya akan menghasilkan lebih banyak perjuangan, ketabahan dan tekad mereka untuk memulihkan hak-haknya secara penuh.

Al-Azhar meminta komunitas internasional untuk menentang semua keputusan tidak sah yang dikeluarkan secara sepihak oleh entitas Zionis untuk merebut lebih banyak tanah Palestina.

Laporan yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik Palestina pada Selasa (30/3) mengungkapkan, bahwa Israel saat ini telah menguasai lebih dari 85 persen tanah bersejarah Palestina, yang luasnya sekitar 27 ribu km. (T/S: Anadolu)