97 Persen Air di Gaza Tidak Layak Konsumsi

97 Persen Air di Gaza Tidak Layak Konsumsi

Gaza, AAI - Organisasi HAM Palestina ‘Al-Mezan’ pada Senin (22/3) mengatakan bahwa 97% air di Jalur Gaza tidak layak untuk dikonsumsi menurut standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan 95% dari 2 juta penduduk Palestina di sana tidak memiliki akses air bersih.

Bertepatan dengan Hari Air Sedunia, yang diperingati setiap 22 Maret, Al-Mezan memperingatkan tentang kondisi air yang mengkhawatirkan di Jalur Gaza. Mereka juga menekankan bahwa Jalur Gaza mengalami krisis dalam memperoleh air minum yang aman dan krisis fasilitas kebersihan.

Al-Mezan menilai bahwa air bukan hanya sebagai kebutuhan mendasar bagi kehidupan manusia, tetapi ia seringkali dijadikan alat oleh pendudukan Israel untuk mengontrol rakyat Palestina, serta untuk menindas dan mendominasi mereka secara sistematis.

Otoritas Israel, dan lembaga yang dimiliki mereka, menjalankan kebijakan diskriminatif di sektor air bersih terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Al-Mezan menyebut kebijakan tersebut sebagai ‘rezim apartheid air’, bagi mereka ini merupakan kehajatan terhadap kemanusiaan yang telah melanggar Statuta Roma di bawah Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Bagi banyak keluarga Palestina di Gaza, air bersih dan segar berarti air yang sangat mahal dan sulit didapatkan. Hal ini disebabkan kurangnya daya beli warga Palestina di Gaza untuk mengisi tangki air rumah atau membeli botol air kemasan, sebagai akibat dari memburuknya situasi ekonomi dan tingginya tingkat kemiskinan penduduk, sehingga banyak dari mereka yang langsung menggunakan air keran. (T/S: Paltoday)